Yuni Citrawati “pernah” Sekolah

2–3 minutes

read

Hallo! Perkenalkan nama aku Yuni Citrawati. Lahir di kota Bandung pada tanggal 20 Juni 1995. Waktu itu ibuku, Dedeh Kurniati, istri dari Asep Budyana Mustenjar, melahirkan bayi cantik dengan berat 2,8 kg dan panjang 50 cm dibantu oleh Bu bidan Asmin di Jalan Peta. Aku anak sulung dari 2 bersaudara. Saudara kandungku bernama Restu Febry Budyansyah.

Dari umur 3 tahun, diriku sudah terbiasa hidup sendiri. Awas jangan baper hehe. Maksudnya, aku sudah terbiasa hidup mandiri. Berangkat ngaji sendiri, makan sendiri, tidur sendiri, tapi kalo mandi masih dimandiin sama ibu di usia 3 tahun. Aku sudah semangat mengaji, di MDA Al-Ikhlas dari umur 3 tahun, ikut-ikutan sepupunya dan alhamdulillah aku gak suka rewel. Setahun kemudian, aku disekolahkan oleh orangtuaku ke TKN Pembina Cetarip. Seminggu pertama sekolah, aku suka diantar jemput oleh ibuku. Selanjutnya aku bisa pulang pergi sekolah sendiri atau bersama teman-temanku.

2 tahun berlalu. Aku melanjutkan pendidikan ke SDN BBK Tarogong 3. Huft membosankan. Yang biasanya tembok sekolah berwarna-warni, sekarang hanya ada warna merah dan putih. Tapi tidak apa-apa. Aku senang karena aku udah jadi anak SD yang nantinya mempelajari beberapa mata pelajaran yang pastinya menyenangkan.

6 tahun berlalu. Aku melanjutkan pendidikan ke SMPN 3 Bandung. Waktu itu katanya sekolahku ini menjadi salah satu SMP favorit di kota Bandung. Sempat terjadi adu mulut antara aku dan orangtuaku karena mereka tidak setuju aku ke SMPN 3 Bandung. Mereka takut aku tidak diterima disana. Mereka menyarankan aku untuk melanjutkan sekolah di sekitar rumah. Tapi aku keukeuh gak nurut sama mereka. Akhirnya masuklah aku ke SMPN 3 Bandung bersama teman sekelasku sekaligus sainganku di SD, Nurhadi Al-Rasyid.

3 tahun berlalu. Aku melanjutkan pendidikan ke SMAN 4 Bandung. Waktu itu katanya sekolahku menjadi salah satu SMA favorit di kota Bandung. Terulang lagi adu mulut antara aku dan orangtua yang menginginkan anaknya melanjutkan ke SMA sekitar rumah. Namun, lagilagi aku keukeuh ingin ke SMAN 4 Bandung yang sudah aku cita-citakan sejak SMP. Aku melanjutkan ke SMAN 4 Bandung bersama 22 orang teman se-SMP ku salah satunya Salsabila Rizky Suwandi.

3 tahun berlalu. Hati mulai bergejolak menentukan arah hidupku kedepan. Mau jadi apa? Guru? Dosen? Arsitek? Programmer? PNS? Atau jadi apa? Kuliah? Kerja? Nikah? Gegana menyerangku untuk beberapa saat di akhir masa SMA ku. Dan akhirnya aku diberikan kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi di ITB(Institut Teknologi Bandung). Tidak mudah memperjuangkan posisiku untuk menjadi mahasiswi di ITB. Adu mulut dengan orangtua, meyakinkan diri, cuek dari kata-kata orang yang mungkin membuat kita tidak optimis, dan perjuangan lainnya.

Ya kurang lebih begitulah jalan cerita singkat aku dengan sekolahku. Thank you.

With love

Yuni Citrawati

 

 

Leave a comment